{"id":11112,"date":"2025-06-19T10:50:24","date_gmt":"2025-06-19T03:50:24","guid":{"rendered":"https:\/\/kesling.poltekkes-smg.ac.id\/?p=11112"},"modified":"2025-06-19T10:51:29","modified_gmt":"2025-06-19T03:51:29","slug":"dosen-kesling-poltekkes-kemenkes-semarang-dan-tim-leader-eco-enzyme-nusantara-ubah-sampah-jadi-rupiah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/kesling.poltekkes-smg.ac.id\/index.php\/dosen-kesling-poltekkes-kemenkes-semarang-dan-tim-leader-eco-enzyme-nusantara-ubah-sampah-jadi-rupiah\/","title":{"rendered":"Dosen Kesling Poltekkes Kemenkes Semarang dan Tim Leader Eco Enzyme Nusantara Ubah Sampah Jadi Rupiah"},"content":{"rendered":"<p><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-medium wp-image-11113\" src=\"https:\/\/kesling.poltekkes-smg.ac.id\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/WhatsApp-Image-2025-06-15-at-20.43.01-300x225.jpeg\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"225\" srcset=\"https:\/\/kesling.poltekkes-smg.ac.id\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/WhatsApp-Image-2025-06-15-at-20.43.01-300x225.jpeg 300w, https:\/\/kesling.poltekkes-smg.ac.id\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/WhatsApp-Image-2025-06-15-at-20.43.01-1024x768.jpeg 1024w, https:\/\/kesling.poltekkes-smg.ac.id\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/WhatsApp-Image-2025-06-15-at-20.43.01-768x576.jpeg 768w, https:\/\/kesling.poltekkes-smg.ac.id\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/WhatsApp-Image-2025-06-15-at-20.43.01.jpeg 1280w\" sizes=\"(max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\">LENSA BANYUMAS &#8211; Aroma limbah dapur yang selama ini dianggap masalah, kini berubah menjadi solusi ramah lingkungan. Di Desa Kemutug Kidul, Kecamatan Baturaden, Kabupaten Banyumas, inovasi kecil dari dapur warga tengah digerakkan untuk perubahan besar, melaui pelatihan pembuatan eco enzyme dan turunannya menjadi sabun alami dari bahan organik rumah tangga.Beli vitamin dan suplemen Selasa, wage, 27 Mei 2025, menjadi hari yang istimewa bagi para kader kesehatan Desa Kemutug Kidul. Bertempat di balai desa setempat, mereka mengikuti pelatihan yang diselenggarakan oleh Program Studi Sanitasi Program Diploma Tiga Jurusan Kesehatan Lingkungan Purwokerto, Poltekkes Kemenkes Semarang, bekerja sama dengan pemerintah desa dan Eco Enzyme Nusantara Banyumas. Kegiatan ini merupakan bagian dari Tri Dharma PT bidang pengabdian masyarakat yang digagas para dosen sebagai bentuk kontribusi nyata terhadap isu kesehatan dan lingkungan. Dipimpin oleh Hari Rudijanto IW, ST, M.Kes, bersama tim dosen Tri Cahyono, SKM, M.Si., Nur Hilal, SKM, M.Kes., dan M. Rifqi Maulana, M.Ling., serta Moh. Edy Wibowo, S.Pt. sebagai narasumber dari Tim Leader Eco Enzyme Nusantara \u2013 Banyumas dan tim mahasiswa. Kegiatan ini mengangkat tema besar, yakni &#8220;Pelatihan Pembuatan Produk Eco Enzyme dan Turunannya dalam Pencegahan Penyakit Menular di Wilayah Puskesmas Baturaden 2.&#8221;<\/p>\n<p>Sumber Artikel berjudul &#8221; Dosen Kesling Poltekkes Kemenkes Semarang dan Tim Leader Eco Enzyme Nusantara Ubah Sampah Jadi Rupiah &#8220;, selengkapnya dengan link:\u00a0<a href=\"https:\/\/lensabanyumas.pikiran-rakyat.com\/nasional\/pr-249420385\/dosen-kesling-poltekkes-kemenkes-semarang-dan-tim-leader-eco-enzyme-nusantara-ubah-sampah-jadi-rupiah\">https:\/\/lensabanyumas.pikiran-rakyat.com\/nasional\/pr-249420385\/dosen-kesling-poltekkes-kemenkes-semarang-dan-tim-leader-eco-enzyme-nusantara-ubah-sampah-jadi-rupiah<\/a>.<\/p>\n<p style=\"text-align: left;\">&#8220;Permasalahan sampah semakin mendesak untuk ditangani. Volume sampah organik terus meningkat dan belum semuanya dikelola dengan baik. Padahal, dari sampah ini kita bisa membuat sesuatu yang berguna, bahkan memiliki nilai ekonomi dan meningkatkan valuenya,&#8221; ujar Hari Rudijanto IW.<\/p>\n<p>Sumber Artikel berjudul &#8221; Dosen Kesling Poltekkes Kemenkes Semarang dan Tim Leader Eco Enzyme Nusantara Ubah Sampah Jadi Rupiah &#8220;, selengkapnya dengan link:\u00a0<a href=\"https:\/\/lensabanyumas.pikiran-rakyat.com\/nasional\/pr-249420385\/dosen-kesling-poltekkes-kemenkes-semarang-dan-tim-leader-eco-enzyme-nusantara-ubah-sampah-jadi-rupiah\">https:\/\/lensabanyumas.pikiran-rakyat.com\/nasional\/pr-249420385\/dosen-kesling-poltekkes-kemenkes-semarang-dan-tim-leader-eco-enzyme-nusantara-ubah-sampah-jadi-rupiah<\/a>.<\/p>\n<p style=\"text-align: left;\">Di hadapan para peserta kader kesehatan , Moh. Edy Wibowo, S.Pt., dari Team Leader Eco Enzyme Nusantara Banyumas, menjelaskan bahwa eco enzyme adalah cairan hasil fermentasi sampah organik seperti kulit buah dan sayur, yang dicampur dengan gula dan air. Produk ini dapat dimanfaatkan untuk berbagai keperluan\u2014mulai dari pembersih rumah tangga, pupuk tanaman, hingga pengusir hama. Salah satu produk turunannya yang tak kalah menarik adalah sabun ramah lingkungan.Beli vitamin dan suplemenBanyumas tourism &#8220;Sabun dari eco enzyme bisa dibuat hanya dengan menambahkan bahan seperti air destilasi, NaOH, minyak zaitun, dan minyak kelapa sawit. Tidak hanya murah, sabun ini juga aman untuk kulit karena tidak mengandung bahan kimia berbahaya,&#8221; terang Edy.<\/p>\n<p>Sumber Artikel berjudul &#8221; Dosen Kesling Poltekkes Kemenkes Semarang dan Tim Leader Eco Enzyme Nusantara Ubah Sampah Jadi Rupiah &#8220;, selengkapnya dengan link:\u00a0<a href=\"https:\/\/lensabanyumas.pikiran-rakyat.com\/nasional\/pr-249420385\/dosen-kesling-poltekkes-kemenkes-semarang-dan-tim-leader-eco-enzyme-nusantara-ubah-sampah-jadi-rupiah\">https:\/\/lensabanyumas.pikiran-rakyat.com\/nasional\/pr-249420385\/dosen-kesling-poltekkes-kemenkes-semarang-dan-tim-leader-eco-enzyme-nusantara-ubah-sampah-jadi-rupiah<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>LENSA BANYUMAS &#8211; Aroma limbah dapur yang selama ini dianggap masalah, kini berubah menjadi solusi ramah lingkungan. Di Desa Kemutug Kidul, Kecamatan Baturaden, Kabupaten Banyumas, inovasi kecil dari dapur warga tengah digerakkan untuk perubahan besar, melaui pelatihan pembuatan eco enzyme dan turunannya menjadi sabun alami dari bahan organik rumah tangga.Beli vitamin dan suplemen Selasa, wage, 27 Mei 2025, menjadi hari yang istimewa bagi para kader kesehatan Desa Kemutug Kidul. Bertempat di balai desa setempat, mereka mengikuti pelatihan yang diselenggarakan oleh Program Studi Sanitasi Program Diploma Tiga Jurusan Kesehatan Lingkungan Purwokerto, Poltekkes Kemenkes Semarang, bekerja sama dengan pemerintah desa dan Eco Enzyme Nusantara Banyumas. Kegiatan ini merupakan bagian dari Tri Dharma PT bidang pengabdian masyarakat yang digagas para dosen sebagai bentuk kontribusi nyata terhadap isu kesehatan dan lingkungan. Dipimpin oleh Hari Rudijanto IW, ST, M.Kes, bersama tim dosen Tri Cahyono, SKM, M.Si., Nur Hilal, SKM, M.Kes., dan M. Rifqi Maulana, M.Ling., serta Moh. Edy Wibowo, S.Pt. sebagai narasumber dari Tim Leader Eco Enzyme Nusantara \u2013 Banyumas dan tim mahasiswa. Kegiatan ini mengangkat tema besar, yakni &#8220;Pelatihan Pembuatan Produk Eco Enzyme dan Turunannya dalam Pencegahan Penyakit Menular di Wilayah Puskesmas Baturaden 2.&#8221; Sumber Artikel berjudul &#8221; Dosen Kesling Poltekkes Kemenkes Semarang dan Tim Leader Eco Enzyme Nusantara Ubah Sampah Jadi Rupiah &#8220;, selengkapnya dengan link:\u00a0https:\/\/lensabanyumas.pikiran-rakyat.com\/nasional\/pr-249420385\/dosen-kesling-poltekkes-kemenkes-semarang-dan-tim-leader-eco-enzyme-nusantara-ubah-sampah-jadi-rupiah. &#8220;Permasalahan sampah semakin mendesak untuk ditangani. Volume sampah organik terus meningkat dan belum semuanya dikelola dengan baik. Padahal, dari sampah ini kita bisa membuat sesuatu yang berguna, bahkan memiliki nilai ekonomi dan meningkatkan valuenya,&#8221; ujar Hari Rudijanto IW. Sumber Artikel berjudul &#8221; Dosen Kesling Poltekkes Kemenkes Semarang dan Tim Leader Eco Enzyme Nusantara Ubah Sampah Jadi Rupiah &#8220;, selengkapnya dengan link:\u00a0https:\/\/lensabanyumas.pikiran-rakyat.com\/nasional\/pr-249420385\/dosen-kesling-poltekkes-kemenkes-semarang-dan-tim-leader-eco-enzyme-nusantara-ubah-sampah-jadi-rupiah. Di hadapan para peserta kader kesehatan , Moh. Edy Wibowo, S.Pt., dari Team Leader Eco Enzyme Nusantara Banyumas, menjelaskan bahwa eco enzyme adalah cairan hasil fermentasi sampah organik seperti kulit buah dan sayur, yang dicampur dengan gula dan air. Produk ini dapat dimanfaatkan untuk berbagai keperluan\u2014mulai dari pembersih rumah tangga, pupuk tanaman, hingga pengusir hama. Salah satu produk turunannya yang tak kalah menarik adalah sabun ramah lingkungan.Beli vitamin dan suplemenBanyumas tourism &#8220;Sabun dari eco enzyme bisa dibuat hanya dengan menambahkan bahan seperti air destilasi, NaOH, minyak zaitun, dan minyak kelapa sawit. Tidak hanya murah, sabun ini juga aman untuk kulit karena tidak mengandung bahan kimia berbahaya,&#8221; terang Edy. Sumber Artikel berjudul &#8221; Dosen Kesling Poltekkes Kemenkes Semarang dan Tim Leader Eco Enzyme Nusantara Ubah Sampah Jadi Rupiah &#8220;, selengkapnya dengan link:\u00a0https:\/\/lensabanyumas.pikiran-rakyat.com\/nasional\/pr-249420385\/dosen-kesling-poltekkes-kemenkes-semarang-dan-tim-leader-eco-enzyme-nusantara-ubah-sampah-jadi-rupiah<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":11113,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[117],"tags":[],"class_list":["post-11112","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-akademik"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/kesling.poltekkes-smg.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11112","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/kesling.poltekkes-smg.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/kesling.poltekkes-smg.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kesling.poltekkes-smg.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kesling.poltekkes-smg.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=11112"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/kesling.poltekkes-smg.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11112\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":11115,"href":"https:\/\/kesling.poltekkes-smg.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11112\/revisions\/11115"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kesling.poltekkes-smg.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/11113"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/kesling.poltekkes-smg.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=11112"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/kesling.poltekkes-smg.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=11112"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/kesling.poltekkes-smg.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=11112"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}