{"id":1,"date":"2015-02-11T07:22:38","date_gmt":"2015-02-11T07:22:38","guid":{"rendered":"https:\/\/webagency.my.id\/keslingpoltekkes-old\/?p=1"},"modified":"2024-01-03T12:31:49","modified_gmt":"2024-01-03T05:31:49","slug":"halo-dunia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/kesling.poltekkes-smg.ac.id\/index.php\/halo-dunia\/","title":{"rendered":"Praktik Pendugaan Air Tanah"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\">Air\u00a0 merupakan kebutuhan mutlak manusia. Manusia terdiri atas 80% air.\u00a0 Oleh karenanya ketersediaan air merupakan sebuah keniscayaan. Dalam sudut pandang ilmu kesehatan lingkungan, air harus memenuhi beberapa persyaratan yakni memenuhi syarat kuantitas, kualitas, kontinuitas, aksesibilitas dan ekonomis.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Mahasiswa Diploma 4 Kesehatan Lingkungan Purwokerto mempelajari dan mempraktikkan upaya pemenuhan persyaratan penyediaan air dimaksud. Diantara materi pembelajarannya adalah praktek upaya pemenuhan persyaratan kuantitas air.\u00a0 Bentuknya\u00a0 prakteknya sangat beragam,diantaranya adalah upaya pencarian (ekplorasi) air tanah melalui praktek pendugaan air.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pendugaan air tanah dapat dilakukan dengan cara yang paling populer, praktis\u00a0 dan ilmiah adalah dengan metode geolistrik. Metode ini prinsipnya mengukur habatan jenis tanah pada kedalaman tertentu. Makin kecil hambatan jenisnya, berhubungan dengan keberadaan air pada kedalaman tanah tersebut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Foto diatas adalah contoh kegiatan praktek pendugaan air tanah dengan metode geolistrik. Semua mahasiswa wajib menguasai pendugaan air tanah dengan metode seperti ini. Mereka wajib bisa menggunakan satu konfigurasi Wenner. Sebuah konfigurasi pendugaan air tanah dengan geolistrik yang paling sederhana. (saaz)<\/p>\n<p>Do you have a strong desire to <a href=\"https:\/\/buyresearchpapers.net\/\">buy research papers online<\/a> make change happen.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Air\u00a0 merupakan kebutuhan mutlak manusia. Manusia terdiri atas 80% air.\u00a0 Oleh karenanya ketersediaan air merupakan sebuah keniscayaan. Dalam sudut pandang ilmu kesehatan lingkungan, air harus memenuhi beberapa persyaratan yakni memenuhi syarat kuantitas, kualitas, kontinuitas, aksesibilitas dan ekonomis. Mahasiswa Diploma 4 Kesehatan Lingkungan Purwokerto mempelajari dan mempraktikkan upaya pemenuhan persyaratan penyediaan air dimaksud. Diantara materi pembelajarannya adalah praktek upaya pemenuhan persyaratan kuantitas air.\u00a0 Bentuknya\u00a0 prakteknya sangat beragam,diantaranya adalah upaya pencarian (ekplorasi) air tanah melalui praktek pendugaan air. Pendugaan air tanah dapat dilakukan dengan cara yang paling populer, praktis\u00a0 dan ilmiah adalah dengan metode geolistrik. Metode ini prinsipnya mengukur habatan jenis tanah pada kedalaman tertentu. Makin kecil hambatan jenisnya, berhubungan dengan keberadaan air pada kedalaman tanah tersebut. Foto diatas adalah contoh kegiatan praktek pendugaan air tanah dengan metode geolistrik. Semua mahasiswa wajib menguasai pendugaan air tanah dengan metode seperti ini. Mereka wajib bisa menggunakan satu konfigurasi Wenner. Sebuah konfigurasi pendugaan air tanah dengan geolistrik yang paling sederhana. (saaz) Do you have a strong desire to buy research papers online make change happen.<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":10144,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[157],"tags":[],"class_list":["post-1","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-div-kesehatan-lingkungan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/kesling.poltekkes-smg.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/kesling.poltekkes-smg.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/kesling.poltekkes-smg.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kesling.poltekkes-smg.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kesling.poltekkes-smg.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/kesling.poltekkes-smg.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":10145,"href":"https:\/\/kesling.poltekkes-smg.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1\/revisions\/10145"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kesling.poltekkes-smg.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/10144"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/kesling.poltekkes-smg.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/kesling.poltekkes-smg.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/kesling.poltekkes-smg.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}